APAKABARBOGOR.COM – Tim SAR Gbaungan terus melakukan pencarian penumpang dari peristiwa tenggelamnya Kapal LCT Bora V di perairan Tagulandang, Sulawesi Utara, pada Selasa 14 Januari 2024.
Dari hasil pencarian beberapa hari ini total sudah 12 orang ditemukan, 10 orang selamat, dua orang meninggal dunia.
Ini disampaikan oleh Kepala Basarnas Manado, Monce Brury.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakannya, secara keseluruhan, penumpang KM Bora V sebanyak 18 penumpang.
Dari 12 orang yang ditemukan sebanyak 10 penumpang selamat dan dua orang meninggal dunia, sementara enam orang masih dalam proses pencarian.
Baca artikel lainnya di sini : Berkas Perkara Dugaan Pemerasan dengan Tersangka Firli Bahuri Dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta
Kapal LCT Bora V terdiri dari 10 orang ABK termasuk nahkoda dan delapan orang pengikut terdiri dari sopir & kenek/helper.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Sedang enam orang belum ditemukan atau masih dalam proses pencarian.
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban mengerahkan kapal latih KN Bima Sena, KN Gandiwa, KP Baladewa, KAL Terong Naga dan KM Tristan I.
Mereka bergerak ke sejumlah titik. Penemuan korban terjadi pada Selasa (24/1/2024) pukul 12.00 Wita.
Lihat juga konten video, di sini: Pesan Prabowo ke Emil Dardak: Banyak Pemimpin Muda Muncul, yang Penting Cinta Rakyat Indonesia
Baca Juga:
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Tim SAR gabungan menemukan 12 orang terapung- apung di lautan yang tidak jauh dari pulau Batang Dua.
Penemuan korban sempat terkendala komunikasi.
Berikut data awak dan penumpang Kapal LCT Bora V yang ditemukan dalam keadaan selamat dan yang tewas di lautan:
1. James Malumbot (Nahkoda).
2. Meikel Makakombo (sopir).
3. Ronald Pontomudis (sopir).
4. Handri Erkal Rama Lalelorang. (abk/juru mudi).
5. Fransiskus Age alias pedot (sopir).
6. Christenly Ganap (abk/juru masak).
7. Alfa Juliano Pangaila (abk/masinis II).
8. Tonny Napoleon Boarneges Wangka (abk/juru mudi).
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
9. Mulham Herjad (abk/juru mudi).
10. Akbar (abk/olier).
Yang telah meninggal dunia :
1. Defilio Sundame (mualim II).
2. Selsius Mangantar (Sopir).***









