Nekat! Penjual Obat Terlarang Berani Buka Lapak di Depan Kantor Kelurahan Kebon Kelapa

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 Januari 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warung klontong yang diduga menjadi lokasi transaksi obat-obatan terlarang di depan Kantor Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Rabu malam (1/1/2025) sekitar pukul 20.12 WIB. Aktivitas mencurigakan di tempat ini memicu kekhawatiran warga setempat./Dok. Hdy

Warung klontong yang diduga menjadi lokasi transaksi obat-obatan terlarang di depan Kantor Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Rabu malam (1/1/2025) sekitar pukul 20.12 WIB. Aktivitas mencurigakan di tempat ini memicu kekhawatiran warga setempat./Dok. Hdy

APAKABARBOGOR.COM – Keberanian para penjual obat-obatan terlarang di Kota Bogor semakin menjadi-jadi.

Tidak tanggung-tanggung, mereka membuka lapak di depan Kantor Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah.

Fenomena ini terungkap lewat investigasi eksklusif media pada Rabu (1/1/2025) malam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah warung klontong yang terletak persis di depan Kantor Kelurahan Kebon Kelapa tampak melayani sejumlah pemuda.

Dugaan kuat, warung tersebut menjadi tempat transaksi obat-obatan terlarang.

Namun, ketika temuan ini dilaporkan kepada pihak Kecamatan Bogor Tengah dan Kelurahan Kebon Kelapa, warung itu mendadak tutup.

Informasi lebih lanjut juga telah disampaikan kepada Kapolresta Bogor Kota untuk segera ditindaklanjuti.

Menariknya, sebelum tindakan tegas dilakukan, pemilik warung terlihat panik. Mereka bahkan mencoba menghubungi awak media yang melakukan investigasi.

Lurah Kebon Kelapa, Supyawan Yusuf, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menindaklanjuti laporan ini.

“Kami segera menggelar sidak untuk memastikan kebenaran informasi dan mengambil langkah tegas jika terbukti,” ujar Yusuf.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada operasi pengamanan dari aparat kepolisian, sementara keberadaan para penjual obat terlarang di lokasi tersebut menimbulkan keresahan warga. (Hdy)

 

 

 

Berita Terkait

Beredar Isu Pemerasan di Lapas Gunung Sindur, Kalapas : Berita Itu Tidak Benar “Uang yang Ditransfer untuk Bayar Hutang Antar WBP” Bukan Untuk Petugas
Patut Diacungi Jempol! Dibawah Kepemimpinan Kakan Fredy, BPN Cibinong Selesaikan ribuan Tunggakan
Ini Klarifikasi Umar Terkait Dugaan Berkas Pemohon yang Diduga Hilang di Kantah Kabupaten Bogor I
PETI di Pinggir Jakarta Jadi Bukti Lemahnya Pengawasan Tambang Nasional
Turnamen Mobile Legends Piala Bupati Bogor 2025, Gratis Pendaftaran & Hadiah Besar
Longsor dan Banjir di Bogor serta Kekeringan di Sragen: Tantangan dan Langkah Nyata Pemerintah
Cuaca Ekstrem 2025: Dari Data, Bencana, hingga Harapan Adaptasi Iklim
Marsma TNI Fajar Gugur, Pesawat Latih FASI Jatuh di TPU Ciampea Bogor

Berita Terkait

Rabu, 12 November 2025 - 15:20 WIB

Beredar Isu Pemerasan di Lapas Gunung Sindur, Kalapas : Berita Itu Tidak Benar “Uang yang Ditransfer untuk Bayar Hutang Antar WBP” Bukan Untuk Petugas

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:16 WIB

Patut Diacungi Jempol! Dibawah Kepemimpinan Kakan Fredy, BPN Cibinong Selesaikan ribuan Tunggakan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 06:17 WIB

Ini Klarifikasi Umar Terkait Dugaan Berkas Pemohon yang Diduga Hilang di Kantah Kabupaten Bogor I

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:53 WIB

PETI di Pinggir Jakarta Jadi Bukti Lemahnya Pengawasan Tambang Nasional

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 09:36 WIB

Turnamen Mobile Legends Piala Bupati Bogor 2025, Gratis Pendaftaran & Hadiah Besar

Berita Terbaru