APAKABARBOGOR.COM – Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor yang baru. Namun, perjalanan mereka tidak akan mudah.
Ada sejumlah permasalahan besar yang menanti untuk diselesaikan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.
Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kabupaten Bogor, Haidy Arsyad, menekankan bahwa masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap kepemimpinan baru ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rakyat menaruh harapan besar kepada Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan fundamental di Kabupaten Bogor,” ujar Haidy, Kamis (20/2/2025).
Menurutnya, ada lima tantangan utama yang harus segera ditangani.
Pertama, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti peningkatan kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, pengurangan angka pengangguran, serta pemerataan lapangan pekerjaan.
Kedua, perbaikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Baca Juga:
Gravity Game Unite Sukses Hadirkan Ragnarok Zero: Global di Gaming Istanbul 2026
Yeastar Luncurkan NovoOne, Platform Komunikasi “Multi-Tenant” Berbasis AI untuk Penyedia Layanan
“Masih banyak praktik korupsi di lingkungan Pemkab Bogor, pemerintahan kecamatan, hingga tingkat desa. Ini harus segera diberantas,” tegas Haidy.
Ketiga, optimalisasi sumber daya manusia (SDM). Kabupaten Bogor memiliki potensi besar, tetapi distribusi SDM masih belum merata dan belum sesuai dengan kebutuhan daerah.
Keempat, penataan desa yang lebih maju dan mandiri. “Banyak potensi desa yang belum terkelola dengan baik. Dana desa yang seharusnya mendukung pembangunan justru belum dimanfaatkan secara maksimal,” paparnya.
Selain itu, masalah administrasi di tingkat desa juga menjadi perhatian. Data yang tidak akurat serta pemberdayaan pemerintah desa yang masih lemah menghambat pembangunan yang efektif.
Baca Juga:
Fox ESS Perkenalkan Power Beast dalam Peluncuran Produk C&I Perdana
Tren Perawatan Personal Care APAC dan Peluang Baru Jadi Sorotan di in-cosmetics Asia 2026
Kelima, penyelamatan aset milik pemerintah. Tanah-tanah milik pemerintah sering kali terbengkalai atau berpindah tangan ke pihak swasta tanpa memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Aset-aset tersebut harus dikelola dengan baik agar memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” tambah Haidy.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi harus memiliki strategi yang jelas dan inovatif dalam membangun tata kelola yang bersih serta mengoptimalkan potensi daerah demi kesejahteraan masyarakat. (*)








