APAKABARBOGOR. COM – Sehari setelah dilantik, Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo langsung bergerak memberantas lapak-lapak penjual obat terlarang di sekitar Istana Bogor.
Puluhan titik yang menjadi lokasi penjualan obat terlarang itu disasar petugas gabungan, menyusul viralnya informasi tentang warung kelontong yang dijadikan kedok untuk aktivitas ilegal tersebut di media sosial.
Kombes Eko Prasetyo menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga Kota Bogor dari ancaman penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak akan membiarkan penyalahgunaan narkoba bebas beredar di Kota Bogor. Jika ada aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada kami. Kami pasti akan menindaklanjutinya,” kata Kombes Eko Prasetyo kepada Bogorexpose.com, Selasa (15/1/2025).
Keberadaan warung kelontong yang berfungsi sebagai kedok ini juga mendapat perhatian serius dari Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia Kota Bogor, yang telah melayangkan laporan resmi ke berbagai instansi di Kota Bogor.
Sebelumnya, Bogorexpose mengungkap keberadaan salah satu lapak penjual obat terlarang daftar G di kawasan Kantor Kelurahan Kebon Kelapa, Bogor Tengah.
Meski sempat tutup setelah pemberitaan tersebut, aktivitas mencurigakan tetap terlihat.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Para pelaku diduga memiliki sistem penjagaan khusus untuk mengantisipasi kedatangan aparat.
Tidak hanya itu, para pelaku juga berupaya mengintervensi media agar menghentikan pemberitaan.
Bahkan, mereka mencoba bernegosiasi langsung dengan redaksi Bogorexpose untuk menghentikan liputan terkait aktivitas ilegal mereka.
Dari hasil investigasi, diketahui lapak-lapak penjual obat terlarang tersebar di berbagai wilayah Kota Bogor, di antaranya:
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
1. Seberang Unitex Tajur, Bogor Timur (beroperasi sore hingga malam)
2. Kios simpang Pancasan, Bogor Selatan (sering didatangi pemuda dan anak jalanan)
3. Jalan Ciheuleut, Pakuan Bogor
4. Terminal Bubulak, Bogor Barat
5. Simpang Warung Jambu
6. Jalan Baru, jalur angkot 32 (dekat rel kereta)
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
7. Simpang Pomad, lampu merah (dekat penjual es kobok)
8. Jalan Nataatmaja, Cibogor, Bogor Tengah
9. Jalan Selang RT 02 RW 06, Kelurahan Bogor Tengah
Kapolresta Bogor Kota berjanji akan terus mengawasi dan menindak tegas aktivitas ilegal ini demi melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari dampak buruk penyalahgunaan obat terlarang. (Red)










