Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan AI yang Memilih Singapura sebagai Basis Regional

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 27 Juli 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, HONG KONG, dan LONDON, 27 Juli 2026 /PRNewswire/ — Osome, platform manajemen perusahaan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dipercaya lebih dari 50.000 pendiri usaha rintisan teknologi dan solopreneur di seluruh dunia, memperkuat dukungannya bagi gelombang baru perusahaan AI yang menjadikan Singapura basis ekspansi regional.

Osome's business dashboard
Osome’s business dashboard

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daya tarik Singapura sebagai pusat pengembangan AI terus menguat seiring maraknya perusahaan AI global yang berekspansi ke negara tersebut. OpenAI mengalokasikan investasi senilai S$300 juta (US$234 juta) untuk mendukung ekosistem AI Singapura, sementara Cognition mendirikan kantor pusat Asia Pasifik (APAC) di Singapura. Anthropic dan Tencent juga terus memperluas jejak bisnisnya di negara tersebut.

Momentum tersebut semakin diperkuat melalui Budget 2026 yang menghadirkan Program National AI Impact, pusat inovasi Kampong AI di kawasan one-north, serta insentif pajak hingga 400% untuk investasi AI yang memenuhi persyaratan tertentu. Perusahaan asing dapat memanfaatkan berbagai insentif ini dengan mendirikan Private Limited Company yang mendukung kepemilikan investor asing hingga 100%, serta tarif pajak usaha rintisan mulai 10% melalui skema Startup Tax Exemption.

Di tengah pesatnya jumlah usaha rintisan AI yang membangun bisnis global dari Singapura dengan struktur organisasi yang ramping, Osome membantu pendiri perusahaan menyederhanakan proses pendirian entitas usaha dan pengelolaan bisnis. Beroperasi di Singapura, Hong Kong, Inggris, dan Uni Emirat Arab, Osome mempercepat proses pendirian entitas usaha hanya dalam waktu tujuh hari, serta mengelola berbagai fungsi back office seperti akuntansi, pembukuan, dan kepatuhan regulasi.

Osome juga baru meluncurkan server Model Context Protocol (MCP) yang mengubah asisten AI menjadi pusat kendali bisnis. Melalui Claude, ChatGPT, dan Gemini, pendiri perusahaan dapat mengakses data transaksi, daftar pemegang saham, laporan keuangan, serta berbagai informasi perusahaan lain secara aman melalui satu antarmuka AI.

Sejumlah usaha rintisan AI dan perusahaan teknologi telah merasakan manfaat platform tersebut. Pendiri UpNComer, Karan Dasgupta, berhasil mendirikan entitas usaha di Singapura hanya dalam hitungan hari setelah beralih ke Osome, serta menghemat waktu administrasi hingga 20 jam setiap bulan. Usaha rintisan Aesty yang berbasis di Dubai dan Angelflow dari Hong Kong juga melaporkan peningkatan efisiensi serupa dengan memangkas waktu pembukuan dari sekitar satu minggu menjadi hanya dua jam per bulan.

CEO Osome, Eugenio Ferrante, mengatakan, "Beberapa tahun lalu, sebuah entitas usaha global membutuhkan tim yang beranggotakan 500 orang dan kantor regional berskala besar. Kini, usaha rintisan AI yang hanya terdiri atas tiga orang dapat menjalankan bisnis global dari Singapura hanya dengan sebuah laptop. Tantangan terbesar saat ini bukanlah persaingan usaha, melainkan beban administrasi. Melalui server MCP terbaru kami, perusahaan dapat mengelola keuangan dan kepatuhan regulasi secara langsung melalui asisten AI sehingga tim dapat lebih fokus mengembangkan bisnis dan melayani pelanggan."

Tentang Osome

Osome merupakan platform manajemen perusahaan berbasis AI yang memadukan keahlian manusia dengan otomatisasi untuk layanan pendirian entitas usaha, akuntansi, dan kepatuhan perpajakan. Sejak berdiri pada 2017, Osome telah melayani lebih dari 50.000 usaha rintisan di Singapura, Hong Kong, Inggris, dan Uni Emirat Arab. Informasi selengkapnya: osome.com.

Berita Terkait

KTT Bisnis Global Kedua tentang Infrastruktur BRI untuk Mempercepat Pencapaian SDGs Digelar di Singapura
Dahua Technology Hadirkan Solusi Hunian Cerdas Terintegrasi di IFA Berlin 2026
Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League
Hisense Hadirkan Warna yang Lebih Nyata dan Nyaman di Mata, serta Hiburan Imersif di IFA 2026
Roborock Catat Pertumbuhan Pendapatan 27,6% pada Semester I-2026, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Pasar Global
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:28 WIB

KTT Bisnis Global Kedua tentang Infrastruktur BRI untuk Mempercepat Pencapaian SDGs Digelar di Singapura

Minggu, 6 September 2026 - 15:28 WIB

Dahua Technology Hadirkan Solusi Hunian Cerdas Terintegrasi di IFA Berlin 2026

Minggu, 6 September 2026 - 15:25 WIB

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Minggu, 6 September 2026 - 13:15 WIB

Hisense Hadirkan Warna yang Lebih Nyata dan Nyaman di Mata, serta Hiburan Imersif di IFA 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 18:19 WIB

CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal

Berita Terbaru

Pemandangan gemerlap lampu kota Bogor yang membentang luas dari ketinggian, menyuguhkan panorama memukau bagi para pengunjung yang mencari suasana tenang dan romantis di malam hari. Suasana ini menjadi salah satu daya tarik utama wisata malam Kota Hujan.

Lifestyle

Pesona Malam Kota Hujan: Wisata Bogor yang Tak Pernah Tidur

Senin, 7 Sep 2026 - 07:00 WIB

Pers Rilis

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:25 WIB