Harmoni Alam dan Tradisi: Ikatan Dukun Nusantara Gelar Acara Sosial Budaya

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 24 Desember 2024 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pengurus Ikatan Dukun Nusantara (IDN) berfoto bersama usai pembukaan acara sosial budaya Harmoni Alam & Syukur Bersama Beksi Mutiara Pancar di Lembah Cawene Lokapurna, Gunung Sari, Pamijahan, pada 23 Desember 2024./Dok. IDN

Para pengurus Ikatan Dukun Nusantara (IDN) berfoto bersama usai pembukaan acara sosial budaya Harmoni Alam & Syukur Bersama Beksi Mutiara Pancar di Lembah Cawene Lokapurna, Gunung Sari, Pamijahan, pada 23 Desember 2024./Dok. IDN

APAKABARBOGOR.COM – Ikatan Dukun Nusantara (IDN) kembali menunjukkan perannya dalam menjaga dan melestarikan tradisi serta memperkuat harmoni sosial.

Melalui gelaran acara bertajuk “Harmoni Alam & Syukur Bersama Beksi Mutiara Pancar: Menjaga Tradisi Meraih Prestasi”.

Acara ini berlangsung selama dua hari, yakni 23-24 Desember 2024, di Lembah Cawene Lokapurna, Gunung Sari, Pamijahan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan penuh makna ini dirancang untuk memadukan nilai-nilai spiritual, budaya, dan sosial.

Sejumlah acara unggulan dihadirkan, seperti santunan kepada anak yatim, penampilan seni bela diri pencak silat, ritual Hatur Bhakti ka Lemah Cai, hingga Tawasul Agung yang menjadi puncak acara.

Ketua Umum IDN, M. Darul Dinar, mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk menyelaraskan kehidupan manusia dengan alam sekaligus memperkuat ikatan sosial melalui pelestarian tradisi budaya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk menjaga harmoni dengan alam serta tetap menghormati tradisi leluhur. Tak hanya itu, acara ini juga menjadi momentum berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan mengenalkan kembali budaya luhur kita, seperti pencak silat dan ritual penghormatan terhadap alam,” ujar Darul Dinar.

Selain itu, lokasi acara yang berada di kawasan asri Lembah Cawene Lokapurna juga diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Menurut Darul Dinar, keindahan alam Kawasan Gunung Salak Endah merupakan anugerah yang harus terus dirawat dan diperkenalkan melalui berbagai aktivitas positif.

Pantauan di lapangan acara tersebut disambut hangat oleh masyarakat sekitar dan para tamu undangan yang hadir.

Dengan mengangkat tema “Menjaga Tradisi Meraih Prestasi”, IDN berupaya menginspirasi generasi muda agar terus menghargai budaya lokal sambil berprestasi di berbagai bidang.

Diakuinya, gelaran ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai tradisi dapat menjadi perekat sosial sekaligus menjadi landasan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Darul berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk memperkuat jati diri budaya bangsa di tengah arus modernisasi,” pungkasnya. (Hdy)

 

Berita Terkait

Harga Tiket Wisata Indonesia: Antara Kenaikan dan Mimpi Liburan Terjangkau
Jejak Rasa Autentik Bogor: Surga Kuliner yang Tak Lekang Waktu
Pesona Kafe Sentul 2026: Bukan Sekadar Kopi, Melainkan Pengalaman Estetik
Jejak Rasa Autentik Bogor: Surga Kuliner yang Tak Pernah Pudar
Bogor Menggoda: Lima Hotel Terbaik untuk Liburan Akhir Pekan Menenangkan
Pesona Tersembunyi Sumbawa: Destinasi Liburan Keluarga yang Menawan
Pesona Malam Kota Hujan: Wisata Bogor yang Tak Pernah Tidur
Jejak Rasa Legendaris: Menjelajahi Kuliner Abadi Kota Hujan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 07:01 WIB

Harga Tiket Wisata Indonesia: Antara Kenaikan dan Mimpi Liburan Terjangkau

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Jejak Rasa Autentik Bogor: Surga Kuliner yang Tak Lekang Waktu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Pesona Kafe Sentul 2026: Bukan Sekadar Kopi, Melainkan Pengalaman Estetik

Senin, 28 September 2026 - 07:00 WIB

Jejak Rasa Autentik Bogor: Surga Kuliner yang Tak Pernah Pudar

Selasa, 22 September 2026 - 07:00 WIB

Bogor Menggoda: Lima Hotel Terbaik untuk Liburan Akhir Pekan Menenangkan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB